Kamis, Maret 5, 2026
  • Home
  • PMB 2026/2027
  • ARTIKEL ISLAM
    • Aqidah
    • Fiqih
    • Tazkiyah
    • Hikmah
    • Tsaqafah
    • Doa
  • NASKAH KHUTBAH
    • Khutbah Jum’at
    • Khutbah Id
    • Ramadhan
  • KOLOM MAHASANTRI
  • KABAR MA’HAD
  • VIDEO KAJIAN
mahadannur.id
  • Home
  • PMB 2026/2027
  • ARTIKEL ISLAM
    • Aqidah
    • Fiqih
    • Tazkiyah
    • Hikmah
    • Tsaqafah
    • Doa
  • NASKAH KHUTBAH
    • Khutbah Jum’at
    • Khutbah Id
    • Ramadhan
  • KOLOM MAHASANTRI
  • KABAR MA’HAD
  • VIDEO KAJIAN
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Ramadhan

Kultum Ramadhan: Dua Keutamaan Shalat Tarawih

Satrio Kusumo by Satrio Kusumo
02/03/2026
in Ramadhan
0
Kultum Ramadhan: Dua Keutamaan Shalat Tarawih

Photo by Necati Ömer Karpuzoğlu

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Artikel lainnya

Kultum Ramadhan: Dua Kegembiraan Orang Berpuasa

Kultum Ramadhan: Dua Orang yang Saling Menolak

Kultum Ramadhan: Dua Golongan Calon Penghuni Neraka

Kultum Ramadhan #13: Dua Keutamaan Shalat Tarawih
Oleh Ammar Syarifuddin (Staf Pengajar Ma’had Aly An-Nuur)

Jama’ah shalat tarawih yang dirahmati Allah ﷻ.

Dalam pepatah Jawa ada istilah ‘obong-obong blarak’, yang artinya semangat menggebu-gebu di awal tapi tidak lama kemudian semangat tersebut mengendur. 

Seperti blarak atau pelepah kelapa kering ketika dibakar. Apinya akan berkobar-kobar di awal, tapi akan segera padam tak lama kemudian. 

Jika melihat kondisi masjid dan mushala di sekitar kita, kaum muslimin sangat bersemangat untuk mengerjakan ibadah di awal bulan Ramadhan. 

Masjid-masjid penuh, mushala membludak, hingga sebagian jama’ah ada yang shalat di halaman. Tapi apakah itu berlangsung hingga akhir?

Mungkin ada yang demikian, tetapi kebanyakan semangatnya memudar seiring waktu berjalan. 

Sebagian jama’ah sudah tidak lagi berangkat ke masjid. Hingga shaf demi shaf shalat mulai berkurang. 

Jama’ah shalat tarawih yang dirahmati Allah ﷻ.

Sungguh sangat disayangkan. Melewatkan ibadah sunah di bulan Ramadhan adalah kerugian yang sangat besar. 

Sebab dengan meninggalkan ibadah-ibadah sunah di bulan Ramadhan, seseorang telah kehilangan kesempatan untuk mendulang keutamaan yang luar biasa. 

Salah satu ibadah sunah yang memiliki keutamaan agung adalah qiyam Ramadhan atau biasa disebut dengan shalat tarawih. 

Terdapat dua hadits dari Nabi ﷺ yang mengabarkan tentang keutamaan tersebut. 

Pertama, Allah ﷻ akan mengampuni dosa dosa yang telah lalu.

Sebagaimana ditegaskan oleh Nabi dalam sebuah haditsnya;

مَنْ ‌قَامَ ‌رَمَضَانَ ‌إِيمَانًا ‌وَاحْتِسَابًا، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وما تأخَّر

“Barangsiapa yang melakukan qiyam Ramadhan (shalat tarawih) karena iman dan mencari pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan akan datang.” (HR. Muslim, 759) 

Para ulama, seperti syaikh al-‘Utsaimin dan Sa’ad al-Khatslan  menjelaskan bahwa, fadhilah atau keutamaan yang pertama ini hanya didapat oleh orang-orang yang mengerjakan shalat tarawih penuh selama satu bulan ramadhan; tidak ada satu malam pun yang kosong dari shalat tarawih. 

Sebagaimana dikatakan oleh syaikh Al-‘Utsaimin, “Ketika Nabi menyebut kata Ramadhan, maksudnya adalah bulan Ramadhan seluruhnya, dari awal hingga akhir.” (Syarh Bulughul Maram)

Jama’ah shalat tarawih yang dirahmati Allah ﷻ.

Oleh karena itu, mari kembali luruskan niat, kuatkan tekad, dan pertahankan semangat agar mampu mengerjakan shalat tarawih sebulan penuh. 

Jika kita mengerjakannya secara berjama’ah di masjid itu lebih baik, kalau tidak bisa maka mengerjakan seorang diri tidak mengapa. 

Karena qiyam Ramadhan seperti tarawih dan tahajud tidak harus dikerjakan bersama imam di masjid, meskipun dikerjakan secara berjama’ah di masjid memiliki keutamaan tersendiri. 

Jama’ah shalat tarawih yang dirahmati Allah ﷻ.

Berdasarkan hadits di atas dan keterangan para ulama, menjadi jelas bahwa shalat tarawih yang dikerjakan rutin setiap malam selama bulan Ramadhan memiliki keutamaan yang luar biasa, yaitu diampuninya dosa-dosa kecil kita yang telah lampau. 

Jama’ah shalat tarawih yang dirahmati Allah ﷻ. 

Setiap kita butuh akan ampunan Allah ﷻ. Sebab setiap kita hanyalah insan biasa yang berlumur dosa. 

Nabi ﷺ pernah menyampaikan: 

كُلُّ ابْنِ آدَمَ خَطَّاءٌ وَخَيْرُ الْخَطَّائِيْنَ التَّوَّابُوْنَ

“Setiap anak Adam adalah bersalah dan sebaik-baiknya orang yang melakukan kesalahan adalah mereka yang mau bertaubat.” (HR. At-Tirmidzi)

Kita sangat bersyukur,  karena Allah ﷻ memberi cara terbaik untuk membersihkan dosa dan kesalahan kita. Yaitu dengan mengerjakan shalat tarawih di setiap malam bulan Ramadhan. 

Semoga kita mampu menunaikan shalat tarawih setiap malam di bulan Ramadhan. Dan Allah ﷻ berkenan mengampuni dosa dan kesalahan kita yang telah lampau. 

Jama’ah shalat tarawih yang dirahmati Allah ﷻ. 

Kedua, mendapat pahala shalat semalam suntuk.

Keutamaan shalat tarawih berikutnya adalah mendapat pahala shalat semalam suntuk. Berdasarkan hadits Nabi ﷺ:  

إِنَّهُ مَنْ قَامَ مَعَ الإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ كَتَبَ اللَّهُ لَهُ قِيَامَ لَيْلَةٍ

“Sesungguhnya jika seorang laki-laki shalat tarawih bersama imam sampai selesai, maka akan dituliskan untuknya pahala shalat semalam suntuk.” (HR. An-Nasai, 1604)

Jama’ah shalat tarawih yang dirahmati Allah ﷻ.

Hadits di atas menjelaskan bahwa keutamaan mendapat pahala shalat semalam suntuk, hanya didapat oleh mereka yang shalat tarawih bersama bersama imam sampai selesai. 

Oleh karena itu jangan berhenti di tengah shalat tarawih. 

Mungkin ada sebagian orang yang tidak shalat witir bersama imam. Dengan alasan, nanti malam akan bangun shalat tahajud. 

Sebetulnya shalat tahajud tetap boleh dikerjakan meskipun sudah witir ketika shalat tarawih. Dan tidak perlu witir lagi ketika shalat tahajud. 

Karena Nabi ﷺ melarang dua kali witir dalam satu malam. 

Syaikh Utsaimin memberikan solusi bagi jama’ah yang ingin shalat tarawih bersama imam sampai selesai, tapi juga bisa mengerjakan shalat witir di akhir shalat tahajudnya. 

Yaitu dengan cara; makmum berniat shalat tarawih ketika imam mengerjakan shalat witir. Ketika imam tasyahud di rakaat ketiga, maka makmum ikut tasyahud. 

Ketika imam salam dari shalat witirnya, makmum jangan ikut salam, tapi bangkit kembali dan menambah satu rakaat. 

Sehingga shalatnya menjadi genap. Yaitu empat rakaat tarawih. 

Dengan solusi ini seseorang bisa shalat tarawih bersama imam sampai selesai. 

Sehingga berkesempatan mendapat pahala seperti orang yang shalat semalam suntuk. Selain itu dia juga bisa mengerjakan shalat witir di akhir shalat tahajudnya. 

Demikian semoga bermanfaat. Wallahu a’lam bish-shawab.

Related

Tags: Kultum Ramadhan
Previous Post

Kultum Ramadhan: Dua Golongan Calon Penghuni Neraka

Next Post

Kultum Ramadhan: Dua Orang yang Saling Menolak

Satrio Kusumo

Satrio Kusumo

Related Posts

Kultum Ramadhan: Dua Kegembiraan Orang Berpuasa
Ramadhan

Kultum Ramadhan: Dua Kegembiraan Orang Berpuasa

by Satrio Kusumo
04/03/2026
Kultum Ramadhan: Dua Orang yang Saling Menolak
Ramadhan

Kultum Ramadhan: Dua Orang yang Saling Menolak

by Satrio Kusumo
03/03/2026
Kultum Ramadhan: Dua Golongan Calon Penghuni Neraka
Ramadhan

Kultum Ramadhan: Dua Golongan Calon Penghuni Neraka

by Satrio Kusumo
01/03/2026
Kultum Ramadhan: Dua Hal yang Menjadikan Puasa Tak Sempurna
Ramadhan

Kultum Ramadhan: Dua Hal yang Menjadikan Puasa Tak Sempurna

by Satrio Kusumo
01/03/2026
Kultum Ramadhan: Dua Hal yang Tidak Menua
Ramadhan

Kultum Ramadhan: Dua Hal yang Tidak Menua

by Satrio Kusumo
01/03/2026
Next Post
Kultum Ramadhan: Dua Orang yang Saling Menolak

Kultum Ramadhan: Dua Orang yang Saling Menolak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Aqidah
  • Doa
  • Fiqih
  • Hikmah
  • Kabar Ma'had
  • Khutbah
  • Kolom Mahasantri
  • Ramadhan
  • Tafsir
  • Tazkiyah
  • Tsaqafah
  • Udhiyah
  • Uncategorized
  • Unduhan
  • Uswah
  • Video
  • Home
  • PMB 2026/2027
  • ARTIKEL ISLAM
  • NASKAH KHUTBAH
  • KOLOM MAHASANTRI
  • KABAR MA’HAD
  • VIDEO KAJIAN
Menerangi Umat Dengan Cahaya Ilmu

© 2021 mahadannur.id - Ma'had 'Aly An-Nuur Liddirosat Al Islamiyah mahadannur.

No Result
View All Result
  • Home
  • PMB 2026/2027
  • ARTIKEL ISLAM
    • Aqidah
    • Fiqih
    • Tazkiyah
    • Hikmah
    • Tsaqafah
    • Doa
  • NASKAH KHUTBAH
    • Khutbah Jum’at
    • Khutbah Id
    • Ramadhan
  • KOLOM MAHASANTRI
  • KABAR MA’HAD
  • VIDEO KAJIAN

© 2021 mahadannur.id - Ma'had 'Aly An-Nuur Liddirosat Al Islamiyah mahadannur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist