Kamis, Maret 5, 2026
  • Home
  • PMB 2026/2027
  • ARTIKEL ISLAM
    • Aqidah
    • Fiqih
    • Tazkiyah
    • Hikmah
    • Tsaqafah
    • Doa
  • NASKAH KHUTBAH
    • Khutbah Jum’at
    • Khutbah Id
    • Ramadhan
  • KOLOM MAHASANTRI
  • KABAR MA’HAD
  • VIDEO KAJIAN
mahadannur.id
  • Home
  • PMB 2026/2027
  • ARTIKEL ISLAM
    • Aqidah
    • Fiqih
    • Tazkiyah
    • Hikmah
    • Tsaqafah
    • Doa
  • NASKAH KHUTBAH
    • Khutbah Jum’at
    • Khutbah Id
    • Ramadhan
  • KOLOM MAHASANTRI
  • KABAR MA’HAD
  • VIDEO KAJIAN
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Khutbah

Khutbah Jum’at: Keutamaan Bulan Muharram dan Puasa Asyura

Satrio Kusumo by Satrio Kusumo
03/07/2025
in Khutbah
0
Khutbah Jum’at: Keutamaan Bulan Muharram dan Puasa Asyura

Photo by Je HAD

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Artikel lainnya

Khutbah Jum’at: Berpindah Waktu, Waspada Selalu

Khutbah Jum’at: Kebaikan Kecil Yang Bernilai Besar

Khutbah Jum’at: Menuai Pahala Dengan Menjadi Tetangga Baik

Khutbah Jum’at: Keutamaan Bulan Muharram dan Puasa Asyura
Oleh Danil Rahman Bintang (Mahasantri Ma’had Aly An-Nuur)

 

إنَّ الـحَمْدَ لِلّهِ نَـحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ

وَأَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى ألِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى ألِ إِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى ألِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى ألِ إِبْرَاهِيْمَ ِفي اْلعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

 فَيَا عِبَادَ الله اُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِى بِتَقْوَاللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقٌوْنَ، فَقَالَ الله تعالى فى كتابه الكريم، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

وقال تعالى، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

وَقَالَ النَّبِيُّ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: اتَّقِ اللهَ حَيْثُمَا كُنْتَ، وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا، وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ

أَمَّا بَعْدُ

Download PDF di sini.

Khutbah Pertama

Hadirin Jamaah Jumat yang dirahmati Allah ﷻ.

Di awal khutbah pada hari yang mulia ini, mari bersama-sama menghaturkan rasa syukur kita kepada Allah ﷻ, Rabb semesta alam, Rabb yang telah menghendaki kita untuk bisa melangkahkan kaki ini dalam rangka melaksanakan salah satu dari apa yang diperintahkan oleh Allah dan juga Rasul-Nya, yaitu beribadah, melaksanakan shalat Jumat secara berjamaah.

Shalawat serta salam semoga tetap tercurah dan dilimpahkan kepada Baginda kita, suri teladan umat ini, Nabi penutup para nabi, Rasul penutup para rasul, yakni Nabiyullah Muhammad ﷺ.

Sebab perantara perjuangan beliaulah Islam bisa menyebar ke seluruh penjuru negeri. Oleh karenanya, saat ini kita bisa mengenal apa itu Islam, apa itu shalat, apa itu Al-Qur’an, serta apa itu iman.

Tidak lupa, kami selaku khatib mewasiatkan kepada diri kami pribadi dan kepada para jamaah sekalian untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah ﷻ, karena tidak ada bekal terbaik yang bisa kita bawa untuk menghadap Allah ﷻ selain amal ketakwaan yang kita kerjakan selama di dunia.

Tidak ada yang bisa membela kita di hadapan Allah ﷻ, dan tidak ada yang bisa menjadi teman setia di alam kubur selain amalan saleh yang kita kerjakan.

Hadirin Jamaah Jumat yang dirahmati Allah ﷻ.

Bulan Muharram adalah bulan yang spesial bagi kita, khususnya bagi umat Islam. Bukan bulan kesedihan dan juga bukan bulan sial sebagaimana yang menjadi persepsi sebagian orang.

Rasulullah ﷺ bersabda

خَيْرُ اللَّيْلِ جَوْفُهُ، وَأَفْضَلُ الأَشْهُرِ شَهْرُ اللَّهِ الَّذِي تَدْعُونَهُ الْمُحَرَّمَ

“Sebaik–baik malam adalah pertengahannya, dan seutama-utamanya bulan adalah bulan Allah yang kalian menamakannya Al-Muharram.” (HR. An-Nasa’i no. 4216 dalam As-Sunan al-Kubra)

Dari hadits ini dapat kita pahami bahwa bulan Muharram merupakan bulan yang paling utama dibandingkan bulan-bulan lainnya. Bulan Muharram juga dinisbatkan sebagai bulan Allah ﷻ.

Penisbatan ini sebagaimana disebutkan oleh Ibnu Rajab rahimahullah dalam kitabnya Lathaif al-Maʿarif, menunjukkan besarnya keutamaan dan kemuliaan bulan Muharram. Beliau rahimahullah berkata:

فَإِنَّ اللَّهَ -تَعَالَى- لَا يُضِيفُ إِلَيْهِ إِلَّا خَوَاصَّ مَخْلُوقَاتِهِ، كَمَا نَسَبَ مُحَمَّدًا وَإِبْرَاهِيمَ وَإِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ وَغَيْرَهُمْ مِنَ الْأَنْبِيَاءِ إِلَى عُبُودِيَّتِهِ، وَنَسَبَ إِلَيْهِ بَيْتَهُ وَنَاقَتَهُ

“Karena sesungguhnya Allah ﷻ tidak menisbatkan kepada diri-Nya kecuali makhluk-makhluk yang khusus dan terpilih. Sebagaimana Ia menisbatkan Nabi Muhammad, Ibrahim, Ishaq, Ya‘qub, dan para nabi yang lain kepada penghambaan terhadap-Nya. Sebagaimana juga Allah menisbatkan Ka‘bah dan unta Nabi Shalih kepada-Nya.”

Begitu istimewanya bulan Muharram ini, hingga Allah ﷻ menegaskan bahwa apabila dikerjakan kezaliman dan kemaksiatan di dalamnya maka dosanya akan dilipatgandakan.

Hadirin Jamaah Jumat yang dirahmati Allah ﷻ.

Setelah memahami betapa agungnya keutamaan bulan Muharram ini dan mengetahui bahwa kemaksiatan serta kezaliman yang dilakukan di dalamnya menyebabkan dosa menjadi lebih besar, maka sepatutnya kita semakin termotivasi untuk mengisi bulan Muharram ini dengan amal shaleh serta menghindari kemaksiatan dan kezaliman.

Di antara amal saleh yang dianjurkan di bulan ini adalah berpuasa, karena puasa di bulan Muharram merupakan puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan.

Hal ini berdasarkan sabda Nabi ﷺ

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ، وَأَفْضَلُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلَاةُ اللَّيْلِ

“Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah (puasa) di bulan Allah, yaitu Muharram. Dan shalat yang paling utama setelah shalat fardhu adalah shalat malam.” (HR. Muslim no. 1163)

Rasulullah ﷺ dan para sahabat sangat bersemangat mengerjakan puasa di bulan Muharram, khususnya puasa ‘Asyura (hari ke-10 Muharram), bahkan mengajarkan anak-anak mereka yang belum baligh untuk berpuasa di dalamnya.

Hadirin Jamaah Jumat yang dirahmati Allah ﷻ.

Hari tersebut adalah hari ‘Asyura, hari kesepuluh dari bulan Muharram. Hari di mana Allah ﷻ menyelamatkan Nabi Musa ‘alaihis salam dari kekejaman Raja Firaun, dan hari di mana Allah ﷻ menenggelamkan Firaun dan bala tentaranya.

Dari sinilah puasa ‘Asyura disyariatkan sebagai bentuk rasa syukur atas keselamatan Nabi Musa dari kekejaman Raja Firaun.

Selain itu, dengan berpuasa ‘Asyura, Allah akan memberikan balasan yang besar bagi siapa saja yang mengerjakannya. Sebagaimana Nabi ﷺ bersabda:

وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ، أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ

“Dan puasa hari ‘Asyura, saya berharap kepada Allah dapat menghapus (dosa) tahun sebelumnya.” (HR. Muslim no. 1162)

Semangat Nabi dalam berpuasa ‘Asyura juga tergambarkan dari perkataan sahabat Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma,

“Aku tidak pernah melihat Rasulullah ﷺ sangat bersemangat serta sangat mengharapkan pahala dari berpuasanya pada suatu hari yang lebih beliau utamakan dari hari lainnya, kecuali pada hari ini, yaitu hari ‘Asyura, dan pada bulan ini, yaitu bulan Ramadhan.”

Puasa pada tanggal 10 Muharram ini akan semakin sempurna pahalanya dan lebih utama bila didahului dengan puasa pada hari sebelumnya, yaitu tanggal 9 Muharram. 

Hal ini berdasarkan sabda Nabi ﷺ

لَئِنْ بَقِيتُ أَوْ لَئِنْ عِشْتُ إِلَى قَابِلٍ لَأَصُومَنَّ التَّاسِعَ

“Seandainya aku masih hidup sampai tahun depan, niscaya aku akan berpuasa pada tanggal sembilan (Tasu‘a).” (HR. Muslim no. 1134 dan Ibnu Majah no. 1736, dan ini adalah lafaznya)

Hadirin Jamaah Jumat yang dirahmati Allah ﷻ.

Semoga kita semua termasuk hamba Allah ﷻ yang memaksimalkan momentum bulan Muharram ini dengan amal saleh dan semoga puasa Asyura yang nantinya kita lakukan bisa mendapatkan balasan terbaik di sisi Allah ﷻ.

باَرَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الآياَتِ وِالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا وَاسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمِ لِيْ وَلَكُمْ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمِ

Khutbah Kedua

الحَمْدُ للهِ وَكَفَى وَأُصَلِّيْ وَأُسَلِّمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْمُصْطَفَى وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَهْلِ الْوَفَا

أَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ 

اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى سيّدنا مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن

فَيَا عِبَادَ الله اُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِى بِتَقْوَاللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقٌوْنَ أَمَّا بَعْدُ

Hadirin yang berbahagia marilah kita akhiri khutbah pada siang kali ini di tempat yang berkah ini dengan bersama-sama berdoa kepada Allah ﷻ.

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚيَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى ألِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى ألِ إِبْرَاهِيْمَ

وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى ألِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى ألِ إِبْرَاهِيْمَ ِفي اْلعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

اَّللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ وْالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعْوَاتِ

اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ الْعَافِيَةَ فِى الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِى دِينِنَا وَدُنْيَانَا وَأَهْلِنَا وَمَالِنَا 

رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا, رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ اْلعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلَامٌ عَلَى اْلمُرْسَلِيْنَ وَاْلحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Ringkasan Isi Khutbah

I. Keistimewaan Bulan Muharram

  • Termasuk bulan haram (suci) yang dimuliakan Allah ﷻ.

  • Bukan bulan sial seperti anggapan sebagian orang.

  • Hadits: “Sebaik-baik bulan setelah Ramadhan adalah bulan Allah: Muharram.” (HR. Muslim)

  • Dinisbatkan kepada Allah karena keutamaannya (penjelasan dari Ibnu Rajab).

II. Semakin Waspada di Bulan Muharram

  • Kezaliman dan maksiat dilipatgandakan dosanya di bulan ini.

  • Momentum untuk menjauhi dosa dan memperbanyak amal saleh.

III. Puasa Sunah di Bulan Muharram

  • Puasa paling utama setelah Ramadhan.

  • Rasulullah sangat semangat melakukannya.

  • Sangat dianjurkan berpuasa di hari ‘Asyura (10 Muharram).

IV. Keutamaan Puasa ‘Asyura

  • Hari diselamatkannya Nabi Musa dari Firaun.

  • Disyariatkan sebagai bentuk rasa syukur.

  • Menghapus dosa setahun sebelumnya (HR. Muslim).

  • Lebih utama jika didahului puasa tanggal 9 (Tasu’a).

Related

Tags: Khutbah Jum'atma'had 'aly an-nuurmahasantri
Previous Post

Menuai Hikmah dari Kaum Muhajirin dan Anshar

Next Post

Menjaga Semangat Tafaqquh di Era Digital

Satrio Kusumo

Satrio Kusumo

Related Posts

Khutbah Jum’at: Berpindah Waktu, Waspada Selalu
Khutbah

Khutbah Jum’at: Berpindah Waktu, Waspada Selalu

by Satrio Kusumo
15/01/2026
Khutbah Jum'at: Kebaikan Kecil Yang Bernilai Besar
Khutbah

Khutbah Jum’at: Kebaikan Kecil Yang Bernilai Besar

by Satrio Kusumo
08/01/2026
Khutbah Jum'at: Menuai Pahala Dengan Menjadi Tetangga Baik
Khutbah

Khutbah Jum’at: Menuai Pahala Dengan Menjadi Tetangga Baik

by Satrio Kusumo
25/12/2025
Khutbah Jum'at: Hikmah Di Balik Musibah
Khutbah

Khutbah Jum’at: Tiga Hikmah Di Balik Musibah

by Satrio Kusumo
25/12/2025
Khutbah Jum'at: Kepedulian terhadap Mereka yang Tertimpa Banjir di Sumatera Utara
Khutbah

Khutbah Jum’at: Kepedulian terhadap Mereka yang Tertimpa Banjir di Sumatera Utara

by Satrio Kusumo
25/12/2025
Next Post
Menjaga Semangat Tafaqquh di Era Digital

Menjaga Semangat Tafaqquh di Era Digital

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Aqidah
  • Doa
  • Fiqih
  • Hikmah
  • Kabar Ma'had
  • Khutbah
  • Kolom Mahasantri
  • Ramadhan
  • Tafsir
  • Tazkiyah
  • Tsaqafah
  • Udhiyah
  • Uncategorized
  • Unduhan
  • Uswah
  • Video
  • Home
  • PMB 2026/2027
  • ARTIKEL ISLAM
  • NASKAH KHUTBAH
  • KOLOM MAHASANTRI
  • KABAR MA’HAD
  • VIDEO KAJIAN
Menerangi Umat Dengan Cahaya Ilmu

© 2021 mahadannur.id - Ma'had 'Aly An-Nuur Liddirosat Al Islamiyah mahadannur.

No Result
View All Result
  • Home
  • PMB 2026/2027
  • ARTIKEL ISLAM
    • Aqidah
    • Fiqih
    • Tazkiyah
    • Hikmah
    • Tsaqafah
    • Doa
  • NASKAH KHUTBAH
    • Khutbah Jum’at
    • Khutbah Id
    • Ramadhan
  • KOLOM MAHASANTRI
  • KABAR MA’HAD
  • VIDEO KAJIAN

© 2021 mahadannur.id - Ma'had 'Aly An-Nuur Liddirosat Al Islamiyah mahadannur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist