Sabtu, Mei 2, 2026
  • Home
  • PMB 2026/2027
  • ARTIKEL ISLAM
    • Aqidah
    • Fiqih
    • Tazkiyah
    • Hikmah
    • Tsaqafah
    • Doa
  • NASKAH KHUTBAH
    • Khutbah Jum’at
    • Khutbah Id
    • Ramadhan
  • KOLOM MAHASANTRI
  • KABAR MA’HAD
  • VIDEO KAJIAN
mahadannur.id
  • Home
  • PMB 2026/2027
  • ARTIKEL ISLAM
    • Aqidah
    • Fiqih
    • Tazkiyah
    • Hikmah
    • Tsaqafah
    • Doa
  • NASKAH KHUTBAH
    • Khutbah Jum’at
    • Khutbah Id
    • Ramadhan
  • KOLOM MAHASANTRI
  • KABAR MA’HAD
  • VIDEO KAJIAN
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Tsaqafah

Ringkasan dan Tabel Kitab Lamiyatul Af’al, Ilmu Sharaf

Satrio Kusumo by Satrio Kusumo
12/08/2025
in Tsaqafah
0
lamiyatul af'al

https://a-alqasim.com/books/071002laamiyyahhawaashee/

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Ringkasan dan Tabel Kitab Lamiyatul Af’al, Ilmu Sharaf

Oleh Izzuddin Hadidullah

Serial Tabulasi Ilmu-Ilmu Syar’i

Sebagai penuntut ilmu syar’i sudah tentu lagi tidak asing dengan kitab Lamiyatul Af’al karya ulama Nahwu monumetal Ibn Malik, penulis 1000 bait dalam bidang Nahwu yang tidak ada tandingannya hingga hari ini.

Artikel lainnya

Bagaimana Hukum Merayakan Hari Kemerdekaan?

Menjaga Akal di Bawah Bimbingan Wahyu

Hikmah dari Turunnya Hasan bin Ali dari Kursi Kepemimpinan

Untuk mengetahui lebih dalam perihal kitab tersebut, berikut adalah beberapa deskripsi ringkas yang perlu diketahui.

Ibnu Malik, Sang Ahli Nahwu Sepanjang Masa.

Adalah kitab Lamiyatul Af’al ditulis oleh Imam Ibn Malik sang ahli dalam beberapa bidang keilmuan, utamanya tata bahasa Arab dan qira’at. Termasuk beberapa ilmu lain seperti tafsir, hadits, dan sebagainya.

Kecintaan beliau pada ilmu Nahwu dan Sharaf membuat seluruh hidupnya terdedikasi untuk bidang tersebut. Bahkan dikisahkan menjelang mangkat ke haribaan Allah, Abu Abdillah disaksikan telah hafal 8 bait syair Arab.

Beliau memiliki kunyah Abu Abdillah dengan nama lengkap Muhammad bin Abdullah bin Malik bin Jamaludin ath-Tha’i al-Andalusi, hidup dan besar di kota Jayyan sebelah timur kota Cordoba.

Imam para ahli nahwu ini dilahirkan pada tahun 600 hijriah dan wafat pada bulan Sya’ban di tahun 672 H.

Sebagaimana ulama Islam lainnya, Ibn Malik juga menempuh perjalanan menuntut ilmu di berbagai negeri. Setelah menamatkan majelis bersama syaikh negeri Andalusia; Tsabut al-Khayyar Abu Abdillah memutuskan untuk berkelana menuju ke Syam.

Keputusan tersebutlah yang membuat beliau mantap hingga akhir hayat untuk menetap. Tidak hanya itu, masyarakat Syam membuatnya jatuh hati hingga memilih untuk berganti mazhab fikih Syafi’i yang semula mengikuti mazhab penduduk Andalus di kala itu; Maliki.

Perjalanan thalabul ilmi Ibn Malik di Syam bermula di kota Damaskus dengan beberapa syaikh yang diantaranya adalah Abu Hasan as-Sakhawi. Kemudian berlanjut menuju kota Aleppo; duduk bermajelis bersama Allamah Ibn Yaisy.

Dari kota tersebut lantas sejenak tinggal di Homs dan terciptalah karya monumental yaitu “Khalashah” atau yang biasa disebut “Alfiah Ibn Malik”. Buku bait-bait ilmu Nahwu yang berjumlah tak kurang dari seribu bait yang meringkas kaidah Nahwu secara detail.

Setelah menghabiskan safar ilmu yang panjang beliau kemudian kembali ke Damaskus untuk menetap dan mengajar di pusat keilmuan Dar Adiliah Kubra. Khususnya dalam bidang Nahwu dan Qira’at.

Al-Lamiah, al-Miftah, Abniah al-Af’al, Manakah Nama yang Benar?

Perbedaan penamaan kitab ini dilandaskan sebab Ibn Malik tidak mencantumkan secara langsung judulnya, demikian kata Dr. Ali Muhsin bin Muhammad al-Qasim yang telah meneliti 14 manuskrip kitab tersebut.

Barulah para muhaqiq setelahnya menamai dengan penamaan terdekat. Badrudin bin Malik, anak beliau sekaligus salah seorang pensyarah kitab Sharaf ini menyebut karya bapaknya dengan (أبنية الفعل) “Abniah al-Af’al”.

Ada juga beberapa ulama yang menamai dengan (اللامية) al-Lamiyah karena di setiap baitnya bersajak dengan huruf lam.

Berhubung buku ini hanya menitik beratkan pembahasan fi’il dalam ilmu sharaf maka sejumlah kalangan menamai dengan penamaan lain seperti (لامية الأفعال) Lamiyah al-Af’al.

Terakhir, penamaan lain datang dari ahli sejarah Arab Brockelmann, beliau menyebut kitab ini dengan (المفتاح في أبنية الأفعال) al-Miftah fi Abniyah al-Af’al diambil dari lafal Ibn Malik tentang buku yang ia tulis, “Saya jadikan karya ini sebagai kunci (miftah) ilmu bahasa.”

Benarkah Buku Ini Mencakup Keseluruhan Ilmu Sharaf?

Syaikh Muhammad al-Itsiyubi menjelaskan, Lamiyatul Af’al memiliki kelebihan dari kitab Sharaf lain yaitu memaparkan kaidah-kaidah umum yang dapat dikiaskan ke dalam kosakata lain.

Penjelasan kaidah tersebut dimaksudkan untuk membatasi beberapa kosakata yang terbentuk dalam bentuk yang berbeda dari kiasannya. Kosakata-kosakata itu disebutkan satu persatu secara lengkap oleh Ibn Malik yang tidak didapatkan dalam kitab lain.

Kitab ini dikategorikan sebagai mandzumah, yakni susunan berupa bait-bait bersajak dengan kata-kata padat dan kalimat-kalimat yang singkat. Terdiri dari 6 bab dan 7 pasal yang tercantum dalam seratus empat belas bait.

Namun perlu diketahui sebelumnya, Ibn Malik menulis karya fenomenal ini sebagai pelengkap pembahasan ilmu Sharaf yang belum tercantum dalam kitab Alfiah beliau.

Jadi bila dikatakan, “Apakah mencakup seluruh pembahasan bab ilmu Sharaf?” jawabannya adalah tidak. Lamiyatul Af’al adalah pelengkap pembahasan rinci bab fi’il dalam ilmu Sharaf yang belum dibahas dalam kitab “Khalashah”nya.

Buku yang Memiliki Banyak Pensyarah

Berikut beberapa syarah dari kitab Lamiyatul Af’al:

  • Kitab “Khalashatul Aqwal Syarh Lamiyatul Af’al” ditulis langsung oleh anak beliau langsung yaitu Badrudin Muhammad bin Malik.
  • Kitab “Aunul Muin Syarh Lamiyatul Af’al” karya ulama kenamaan, Ahmad bin Muhammad al-Amin bin Ahmad al-Jikni asy-Syinkithi. Mayoritas mensyarah kitab ini berasal dari ulama Mauritani. Di negara tersebut kitab Alfiah dan Lamiyah Ibn Malik adalah hidangan wajib bagi penuntut ilmu syar’i.
  • Kitab “Wusyahul Hurrah” tulisan beliau Syaikh Muhammad bin Mahfudz bin al-Masumi asy-Syinqiti.
  • Kitab “Miftahl Aqfahl Syarh Lamiyatul Af’al” ditulis oleh Abu Nu’man, Basyir Ahmad Adam, salah seorang ulama negeri Somalia.
  • Kitab “Thurrah” syarah paling populer yang pernah ada. Ditulis oleh ulama negeri Mauritania; Hasan bin Zain asy-Syinqithi.
  • Kitab “Fathul Aqfal Syarh Lamiyatul Af’al” syarah kontemporer karya Allal Nurim.
  • Kitab “Hushul Musarrah” karangan seorang alim Shalah bin Muhammad al-Budair.
  • Kitab “Manahilur Rijal” tulisan ulama kenamaan Muhammad Amin bin Abdullah al-Itsiyubi al-Harari.

Tabulasi Kitab Lamiah al-Af’al

Diagram di bawah ini disusun berdasarkan kitab “Sharful Muyassar Taqrib Lamiah al-Af’al” yang diterbitkan oleh Dar Ilmi, Kairo. Disebut dengan taqrib sebab kitab ini adalah Ringkasan dari kitab Lamiah Ibn Malik dengan sedikit penambahan.

Semua isinya tidak ada yang baru, yakni bersumber dari kitab-kitab bahasa terdahulu maupun kontemporer. Dengan sistematika baru yang lebih mudah, penuh contoh, soal, bagan, dan sebagainya penulis menyempurnakan karya Lamiyah Ibn Malik.

Dr. Abdu Syakur Muallim Abdul Farih salah satu dosen Ilmu Syar’i dan bahasa Arab Universitas Somalia penulis kitab “Sharful Muyassar” menyusun karya tersebut untuk memudahkan penuntut ilmu dalam memahami dan mendapatkan gambaran global ilmu Sharaf.

Selain itu, beliau juga menyusun buku di bidang ilmu syar’i lain. Beliau menggabungkannya dalam sebuah proyek besar yang dinamai dengan (سلسلة العلوم الشرعية).

Adapun buku Sharaf beliau juga telah digunakan sebagai buku ajar di beberapa Universitas, Ma’had, dan dijadikan bahan kajian dalam banyak daurah-daurah ilmiah di berbagai negara.

Download PDF kitab Sharful Muyassar di sini.

Download PDF tabel/tabulasi kitab di sini.

Related

Tags: mahad alyResensi Kitab
Previous Post

Khutbah Jum’at: Menjaga Pandangan Mata

Next Post

Khutbah Jum’at: Biarkan Rasa Syukur Mengubah Hidupmu

Satrio Kusumo

Satrio Kusumo

Related Posts

Perayaan Hari Nasional Kemerdekaan dan Hormat Bendera
Fiqih

Bagaimana Hukum Merayakan Hari Kemerdekaan?

by Admin
29/08/2025
Menjaga Akal di Bawah Bimbingan Wahyu
Tsaqafah

Menjaga Akal di Bawah Bimbingan Wahyu

by Admin
09/08/2025
Hikmah dari Turunnya Hasan bin Ali dari Kursi Kepemimpinan
Kolom Mahasantri

Hikmah dari Turunnya Hasan bin Ali dari Kursi Kepemimpinan

by Admin
19/05/2025
Transformasi Kepemimpinan Pesantren; Sebuah Tantangan
Tsaqafah

Transformasi Kepemimpinan Pesantren; Sebuah Tantangan

by Satrio Kusumo
28/12/2024
Sultan Muhammad Al-Fatih; Pemuda Tangguh, Beriman Teguh
Tsaqafah

Sultan Muhammad Al-Fatih; Pemuda Tangguh, Beriman Teguh

by Satrio Kusumo
10/12/2024
Next Post
Khutbah Jum'at: Biarkan Rasa Syukur Mengubah Hidupmu

Khutbah Jum'at: Biarkan Rasa Syukur Mengubah Hidupmu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Aqidah
  • Doa
  • Fiqih
  • Hikmah
  • Kabar Ma'had
  • Khutbah
  • Kolom Mahasantri
  • Ramadhan
  • Tafsir
  • Tazkiyah
  • Tsaqafah
  • Udhiyah
  • Uncategorized
  • Unduhan
  • Uswah
  • Video
  • Home
  • PMB 2026/2027
  • ARTIKEL ISLAM
  • NASKAH KHUTBAH
  • KOLOM MAHASANTRI
  • KABAR MA’HAD
  • VIDEO KAJIAN
Menerangi Umat Dengan Cahaya Ilmu

© 2021 mahadannur.id - Ma'had 'Aly An-Nuur Liddirosat Al Islamiyah mahadannur.

No Result
View All Result
  • Home
  • PMB 2026/2027
  • ARTIKEL ISLAM
    • Aqidah
    • Fiqih
    • Tazkiyah
    • Hikmah
    • Tsaqafah
    • Doa
  • NASKAH KHUTBAH
    • Khutbah Jum’at
    • Khutbah Id
    • Ramadhan
  • KOLOM MAHASANTRI
  • KABAR MA’HAD
  • VIDEO KAJIAN

© 2021 mahadannur.id - Ma'had 'Aly An-Nuur Liddirosat Al Islamiyah mahadannur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist