Senin, Februari 9, 2026
  • Home
  • PMB 2026/2027
  • ARTIKEL ISLAM
    • Aqidah
    • Fiqih
    • Tazkiyah
    • Hikmah
    • Tsaqafah
    • Doa
  • NASKAH KHUTBAH
    • Khutbah Jum’at
    • Khutbah Id
    • Ramadhan
  • KOLOM MAHASANTRI
  • KABAR MA’HAD
  • VIDEO KAJIAN
mahadannur.id
  • Home
  • PMB 2026/2027
  • ARTIKEL ISLAM
    • Aqidah
    • Fiqih
    • Tazkiyah
    • Hikmah
    • Tsaqafah
    • Doa
  • NASKAH KHUTBAH
    • Khutbah Jum’at
    • Khutbah Id
    • Ramadhan
  • KOLOM MAHASANTRI
  • KABAR MA’HAD
  • VIDEO KAJIAN
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Fiqih

Membangun Masjid Dengan Harta Haram

Admin by Admin
29/05/2014
in Fiqih
0
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Artikel lainnya

Apakah Pajak dalam Islam itu Mutlak Haram?

Menjarah Saat Musibah: Antara Darurat dan Dosa

Bagaimana Hukum Merayakan Hari Kemerdekaan?

membangun masjid dengan harta haram
Pertanyaan:
Bagaimana hukum memanfaatkan uang haram untuk membangun masjid?
Jawaban:
Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah.
Islam telah mentukan jalan yang baik bagi umatnya dalam mencari harta kekayaan dan mempergunakannya. Harta yang diperoleh dari pekerjaan halal statusnya adalah harta halal dan baik. Seseorang diperbolehkan makan dari harta tersebut, berinfaq dan menyedekahkannya, dan dia berhak mendapat pahala yang besar dari Allah.
Sedangkan harta yang diperoleh dari pekerjaan yang haram maka status hartanya adalah haram dan buruk. Jika si pemilik harta tersebut ingin terbebas dari beban harta haram tersebut, dia dibolehkan untuk menyedekahkan harta tersebut dengan catatan dia tidak mendapat pahala dari sedekah tersebut kecuali sekedar terbebas dari harta haram.
Niat yang baik –seperti membangun masjid dan semisalnya- tidak serta merta membolehkan seseroang terperosok dalam perbuatan haram. Karena tujuan tidak boleh menghalalkan segala macam cara. Barangsiapa menghimpun harta dari jalan haram dengan niat untuk menyedekahkannya di jalan yang halal, maka niat baiknya tidak dapat menghilangkan status harta haramnya.
Harta haram harus dibersihkan, tidak didiamkan begitu saja ketika harta tersebut tidak diketahui lagi pemiliknya atau pun ahli warisnya. Bolehkah menyalurkannya untuk membangun masijd? Ada empat pendapat ulama dalam masalah ini:
Pendapat pertama, disalurkan untuk kepentingan kaum muslimin secara umum, tidak khusus pada orang dan tempat tertentu. Demikian pendapat Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah.
Pendapat kedua, disalurkan sebagai sedekah sunnah secara umum, mencakup hal yang terdapat maslahat, pemberian pada fakir miskin atau untuk pembangunan masjid. Ini adalah pendapat Hanafiyah, Malikiyah, pendapat Imam Ahmad, Hambali, dan pendapat Imam Ghozali dari ulama Syafi’iyah.
Pendapat ketiga, disalurkan pada maslahat kaum muslimin dan fakir miskin selain untuk masjid. Demikian pendapat ulama Lajnah Ad Daimah Kerajaan Saudi Arabia. Tidak boleh harta tersebut disalurkan untuk pembangunan masjid karena haruslah harta tersebut berasal dari harta yang thohir (suci).
Pendapat keempat, disalurkan untuk tujuan fii sabilillah, yaitu untuk jihad di jalan Allah. Demikian pendapat terakhir dari Ibnu Taimiyah.
Ringkasnya, pendapat pertama dan kedua memiliki maksud yang sama yaitu untuk kemaslahatan kaum muslimin seperti diberikan pada fakir miskin. Adapun pendapat Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah bukan menunjukkan pembatasan pada jihad saja, namun menunjukkan afdholiyah. Sedangkan pendapat keempat dari Al-Lajnah Ad-Daimah muncul karena kewaro’an (kehati-hatian) dalam masalah asal yaitu shalat di tanah rampasan (al-ardhu al-maghsubah), di mana masalah sah dan tidaknya shalat di tempat tersebut masih diperselisihkan. Dus, harta haram tidak boleh disalurkan untuk pembangunan masjid. Wallahu a’lam.
Sumber:
1. Penjelasan Syaikh Kholid Mihna,http://www.almoslim.net/node/82772
2. www.islamqa.com
3. Al-Majmu Syarhu Al-Muhadzab
[ydsui.com]

Related

Tags: halal
Previous Post

Mereka Lahir Dalam Keadaan Fithrah

Next Post

Harta Menjadi Berkah dengan Sedekah

Admin

Admin

Related Posts

Apakah Pajak dalam Islam itu Mutlak Haram?
Fiqih

Apakah Pajak dalam Islam itu Mutlak Haram?

by Admin
22/12/2025
Menjarah Saat Musibah: Antara Darurat dan Dosa
Fiqih

Menjarah Saat Musibah: Antara Darurat dan Dosa

by Admin
15/12/2025
Perayaan Hari Nasional Kemerdekaan dan Hormat Bendera
Fiqih

Bagaimana Hukum Merayakan Hari Kemerdekaan?

by Admin
29/08/2025
Bolehkah Guru Sekolah Menerima Hadiah Dari Murid?
Fiqih

Bolehkah Guru Sekolah Menerima Hadiah Dari Murid?

by Satrio Kusumo
05/06/2024
Hukum Berjabat Tangan Dengan Wanita Ajnabiyah
Fiqih

Hukum Berjabat Tangan Dengan Wanita Ajnabiyah

by Satrio Kusumo
29/08/2023
Next Post

Harta Menjadi Berkah dengan Sedekah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Aqidah
  • Doa
  • Fiqih
  • Hikmah
  • Kabar Ma'had
  • Khutbah
  • Kolom Mahasantri
  • Ramadhan
  • Tafsir
  • Tazkiyah
  • Tsaqafah
  • Udhiyah
  • Uncategorized
  • Unduhan
  • Uswah
  • Video
  • Home
  • PMB 2026/2027
  • ARTIKEL ISLAM
  • NASKAH KHUTBAH
  • KOLOM MAHASANTRI
  • KABAR MA’HAD
  • VIDEO KAJIAN
Menerangi Umat Dengan Cahaya Ilmu

© 2021 mahadannur.id - Ma'had 'Aly An-Nuur Liddirosat Al Islamiyah mahadannur.

No Result
View All Result
  • Home
  • PMB 2026/2027
  • ARTIKEL ISLAM
    • Aqidah
    • Fiqih
    • Tazkiyah
    • Hikmah
    • Tsaqafah
    • Doa
  • NASKAH KHUTBAH
    • Khutbah Jum’at
    • Khutbah Id
    • Ramadhan
  • KOLOM MAHASANTRI
  • KABAR MA’HAD
  • VIDEO KAJIAN

© 2021 mahadannur.id - Ma'had 'Aly An-Nuur Liddirosat Al Islamiyah mahadannur.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist